UPT MKG ITERA

"Unit Pelaksana Teknis Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika"

               

Apa Tugas Pengamat Cuaca?

Setiap pengamat cuaca menjalankan tugas hariannya dengan jalan mengamati semua unsur cuaca yang telah ditentukan oleh Badan Meteorologi Dunia pada setiap jam pengamatan cuaca. Dalam hal ini, jam pengamatan cuaca didefinisikan sebagai waktu selama kurang lebih 10 menit sebelum waktu universal yang digunakan oleh seorang pengamat cuaca untuk mengamati unsur-unsur cuaca. Jadi mulai 10 menit sebelum jam universal, seorang pengamat cuaca telah melakukan pekerjaannya. Hasil pengamatan yang dilakukan dibukukan pada tiap-tiap jam universal. Hasil pengamatan unsur-unsur cuaca inilah yang selanjutnya disebut sebagai data meteorologi. Data meteorologi tersebut antara lain meliputi : radiasi matahari, suhu udara, kelembaban udara, tekanan udara, arah angin, kecepatan angin, keadaan tanah, keadaan cuaca, waktu pengamatan dan keadaan cuaca waktu yang lampau dan masih banyak lagi yang lainnya.

Berdasarkan Keputusan Presiden RI NO. 46 dan NO 48 tahun 2002, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) bertugas membantu pemerintah dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di bidang Meteorologi, Iklim, Kualitas Udara dan Geofisika.

Stasiun Meteorologi Klas II Radin Inten II Bandar Lampung, yang ditunjuk sebagai koordinator Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Propinsi Lampung merupakan pelaksana teknis yang terdiri dari Stasiun Meteorologi Penerbangan, Stasiun Meteorologi Maritim, Stasiun Klimatologi dan Stasiun Geofisika.

Copyright © 2019 UPT MKG - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
   ;        
Translate »