Pusat MKG melaksanakan kegiatan Climate Action dan Pelantikan GATERA yang dilaksanakan di Hutan Mangrove Petengoran

Sabtu, 25 November 2023 Pusat Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Institut Teknologi Sumatera (Pusat MKG ITERA) melaksanakan kegiatan climate action dan pelantikan GATERA (Generasi Tanggap Bencana ITERA) yang dilaksanakan di Hutan Mangrove Petengoran. Kegiatan climate action merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pusat MKG dalam rangka memperingati Hari Menanaman Pohon Indonesia (HMPI) yang dirayakan setiap tanggal 28 November.
Kegiatan peringatan hari tanam nasional bertujuan untuk menjadi suatu kegiatan untuk menyadarkan masyarakat akan perubahan iklim. Masyarakat perlu disadarkan akan dampak dari perubahan iklim yang memicu global warming. Gerakan hari tanam nasional diharapkan dapat menjadi role model akan pentingnya langkah kecil yang dapat diperbuat dalam mengatasi perubahan iklim.
Pada tahun ini Pusat MKG memilih kegiatan dengan menanam pohon mangrove di kawasan konservasi hutan mangrove petengoran dengan tema “Wariskan pohon dan oksigen untuk anak cucu kita, tanam pohon hari ini dan tuai pahala dimasa depan”. Pemilihan pohon mangrove karena berfungsi sebagai habitat bagi banyak jenis ikan, udang dan moluska, sebagai produsen dalam rantai makanan di pesisir, pelindung kawasan pesisir, melindungi laut dari lumpur dan air lebih jernih, mencegah abrasi pantai, menjaga iklim dan cuaca dan mencegah abrasi pantai. Peserta kegiatan ini merupakan tenaga kependidikan, mahasiswa dan anggota GATERA ITERA. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh perwakilan Pusat MKG dan dilanjutkan penjelasan mengenai pohon mangrove dan tata cara penanaman pohon mangrove oleh Bapak Toni Yanuzar sebagai pengelola kawasan hutan mangrove.
Kegiatan selanjutnya yaitu pelantikan anggota GATERA, anggota GATERA yang akan dilantik berjumlah 14 orang yang merupakan mahasiswa-mahasiswi ITERA dari berbagai program studi. Tujuan pembentukan anggota GATERA ini karena merujuk pada Kewajiban pendidikan mitigasi bencana yang dicanangkan oleh Menteri Ristekdikti sebagai PTN Tanggap Bencana dan mendukung Gerakan Penanggulangan Resiko Bencana (PRB).
